Sunday, November 27, 2016

Permainan Tradisional Madura "Rem- ngerremman"

Posted by Unknown at 2:18 AM


Hayo, tahu nggak rem-ngerremman itu apa?

Rem-ngerremman adalah permainan tradisional yang ada di Kabupaten Bangkalan, Madura. Sebenarnya rem-erremman adalah bahasa madura yang artinya petak umpet. Permainan ini biasanya dilakukan oleh anak-anak saat hari libur. Permainan ini beranggotakan minimal 3 orang. Satu anak sebagai yang jaga tempat kekuasaannya. Anak yang lainnya bersembunyi di tempat yang sekiranya aman.



Permainan ini dimulai dengan menentukan siapa yang akan menjadi sebagai penjaga. Yaitu dengan cara hompimpa, dan yang kalah adalah yang jaga. Yang lainnya akan bersembunyi. Untuk mengetahui berapa lama si penjaga akan mehitung, dilakukan dengan cara salah satu jari anak yang sembunyi mencolek kepala si penjaga. Dan nanti si penjaga akan memilih salah satu jari yang mencolek. Apabila jari yang dipilih tepat, si penjaga akan menghitung dengan waktu 10 detik. Jika pilihannya salah, maka si penjaga akan menghitung 20 detik hingga 50 detik.



Tugas si penjaga adalah mencari anak-anak yang sedang bersembunyi.


Pada suatu saat, bisa saja terjadi anak yang bersembunyi melakukan “sidak”. “sidak” ini dilakukan dengan cara memukul tempat kekuasaan si penjaga yang biasanya dilakukan sembunyi sembunyi ketika si penjaga sedang mencari anak yang bersembunyi. Dengan melakukan “sidak” ini, anak yang melakukan “sidak” akan mendapatkan keuntungan tidak akan dipilih pada saat pemilihan bagian yang jaga pada berikutnya.

Dan juga ada peristiwa “bhenas” yang dilakukan ketika orang yang bersembunyi merasa lelah dan ingin istirahat, maka ia boleh mengatakan “bhenas”. “Bhenas” sendiri artinya berhenti sebentar. Apabila si penjaga sudah menemukan anak yang bersembunyi, makan akan dilakukan pemilihan penjaga yang baru. Dilakukannya dengan cara semua pemain akan berbaris kecuali yang telah melakukan “sidak”. Berbaris di belakang si penjaga , dan nantinya si penjaga akan menyebutkan nomer yang ia inginkan. Jika si penjaga memilih nomer 3 berarti, dihitung dari tembok, kemudian si penjaga dan anak yang ada di belakang si penjaga. Berarti anak yang ada di belakang si penjaga akan menggantikan si penjaga yang sebelumnya.


Dan permainan akan terus berulang hingga semua pemain mengatakan “ambuwen”, maka permainan akan berakhir. Ambuwen sendiri adalah bahasa Madura yang artinya “berhenti”.

Itu permainan tradisional yang ada di kota kita. Kalau di kota kalian apa hayo?


Segitu dari kita, Semoga bermanfaat ya guys. See you and manthap sayang!






By: Eviyanti Choirunnisa 

0 comments:

Post a Comment

 

Potre Madhura Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting